penghianatan cinta

Posted: June 19, 2009 in article
Tags:
Anda sudah berusaha setia dan percaya kepada pasangan, ternyata justru
pasangan Andalah yang mengkhianati kepercayaan, dan berselingkuh dengan wanita
lain. Apakah Anda akan dan bisa mernaafkannya? Mampukah Anda mempercayainya
seperti dulu lagi?

Ah, bagaimana mungkin saya bisa melupakan semuanya. Yang jelas rasa
percaya saya kepadanya saat ini sudah amat berkurang
,”
demikian pengakuan Dini (nama disamarkan), ibu satu anak yang pernah dikhianati oleh suaminya.

Baginya, walau kesalahan suaminya sudah ia maafkan, tak berarti lalu peristiwa itu
hilang begitu saja dari ingatannya. Apalagi, perselingkuhan yang dilakukan oleh
suaminya itu berlangsung cukup lama dan barn diketahui ketika Dini secara
sengaja membuntuti sang suami demi membuktikan informasi tentang perselingkuhan
tersebut yang diberikan oleh salah satu temannya.

Memang sih masalah itu akhirnya selesai setelah wanita itu meninggalkan
suami saya, dan suami saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu.
Perkawinan kami tetap bertahan, tapi sejak peristiwa itu rasanya sulit sekali
untuk mempercayai dia lagi seperti dulu.
Dia pulang agak malam saja saya sudah curiga,” paparnya.

Kalau Dini memilih untuk tetap meneruskan perkawinannya, Lita (bukan nama
sebenarnya) justru memilih bercerai. “Bagi saya pengkhianatan itu tidak bisa
lagi dimaafkan. Jadi – saya pikir – mumpung belum ada anak lebih baik saya
memutuskan untuk berpisah. Sulit rasanya untuk menghilangkan rasa jijik
terhadap suami, setiap kali muncul bayangan suami sedang bermesraan dengan
wanita lain dalam pikiran saya. Walau hubungan diteruskan saya tetap tidak bisa
menghapuskan rasa marah dan kesal serta mengembalikan kepercayaan saya
kepadanya. Berarti lebih baik kami berpisah,” papar wanita yang masih belum
menikah lagi hingga sekarang.

Inna Mutmainah Psi. staf pengajar di Fakultas Psikologi Universitas
Gunadharma mengungkapkan bahwa sebenarnya perselingkuhan tak selalu berarti
akhir dari segalanya Sepanjang pasangan suami-isteri yang mengalaminya mampu
menata kembali perkawinan mereka dan bertekad untuk mencegah hal itu terjadi
kembali, hubungan mereka tentu bisa diselamatkan. “Yang penting adalah komitmen
dari kedua belah pihak untuk mempertahankan perkawinan dan mencegah
perselingkuhan itu terjadi kembali,” jelasnya. “Tapi jika memang sesudah mereka
berdua berbicara dari hati ke hati tentang masalah tersebut dan ternyata
perkawinan sudah sulit dipertahankan, apa boleh buat, perpisahan adalah jalan
terbaik untuk mereka,” tambahnya.

Lalu, apa yang harus dilakukan bila pasangan yang hubungannya telah
diwarnai perselingkuhan memutuskan untuk meneruskan perkawinan mereka dan
melupakan semuanya? Langkah pertama yang menurut Inna perlu dilakukan – setelah
pihak yang dikhianati mau memaafkan perbuatan pasangannya dan si pihak yang
berkhianat benar-benar meminta maaf dan menyesali perbuatannya – adalah mencari
tahu penyebab terjadinya perselingkuhan itu. “Cobalah untuk menemukan dan
mengenali penyebab pengkhianatan itu terjadi. Kemudian, kedua belah pihak bisa
berinstrospeksi sehingga masing-masing€ bisa memahami apa sebenarnya
masalah yang terjadi dalam hubungan mereka. Nah, sesudah itu, barulah keduanya
bertekad memulai lagi semuanya dari awal dan memperbaiki hubungan serta
mengeliminir faktor-faktor penyebab terjadinya pengkhianatan tersebut,”
paparnya.

Jadi, misalnya belakangan diketahui bahwa penyebabnya adalah murni karena
faktor kepuasan seksual, tidak ada salahnya jika Anda berdua berbicara secara
terbuka tentang segah hal yang berkaitan dengan urusan yang satu itu. Kemukakan
saja keinginan Anda dan dia yang berkaitan dengan kehidupan seksual Anda berdua
dan cobalah berusaha bersama-sama memenuhi itu semua.

Namun – harus diakui – memaafkan dan kemudian melupakan pengkhianatan
memang butuh waktu yang tidak sebentar. Tap bagaimanapun, bila tekad kedua
belah pihak sudah kuat, semuanya tetap hares dicoba dan diusahakan. Satu hal
yang perlu diingat, jangan berharap kondisi akan segera pulih seperti dulu
dalam jangka waktu singkat. Dalam masa pemulihan ini cobalah untuk menemukan
kembali kelebihan-kelebihan masing-masing untuk menyuburkan cinta kembali
sehingga hubungan pun bisa diperbaiki dan kembali seperti sedia kala. Untuk
pihak yang berkhianat, kata maaf dan menyesal harus dibuktikan lewat perbuatan
nyata. Tunjukkan pada pasangan bahwa pengkhianatan tersebut tidak akan terjadi
lagi sehingga kepercayaan pasangan yang dikhianati secara perlahan bisa tumbuh
kembali.

Ini yang Harus Anda Lakukan
Selain itu semua, langkah-langkah berikut juga perlu Anda lakukan jika
ingin memulai segalanya dari awal.

a.. Sadari bahwa sebuah perselingkugan bukanlah tentang seberapa
menarik wanita lain itu dibanding Anda. Yang perlu diketahui adalah seberapa
tertariknya pasangan Anda kepada si wanita itu saat ia berselingkuh dengannya.

b.. Ikhlas memaafkan. Walau ini sulit, cobalah untuk berusaha
memaafkan. Cobalah untuk tidak mengingatingat lagi kesalahan dan rasa sakit
hati Anda. Hati-hati! Ketidakmampuan Anda melakukan itu semua bisa memancing
terjadinya perselingkuhan lagi. Lagipula, memulai kembali hubungan Anda berdua
dari awal dengan perasaan ikhlas dan senang hati tentu bisa memberi pahala bagi
Anda dibanding bila melakukannya dengan terpaksa.

c.. Kadang, perselingkuhan yang dilakukan pasangan bisa membuat pihak
yang dikhianati kehilangan rasa percaya diri. Nah, jika itu terjadi pada Anda,
cobalah untuk membangunnya kembali. Misalnya lewat hubungan Anda dengan
teman-teman atau prestasi Anda di tempat kerja, dan hal-hal lain selain dari
perkawinan Anda.
Ini Dia yang Harus Dia Lakukan
Untuk pasangan Anda yang berkhianat, inilah yang harus ia lakukan untuk
mengembalikan kepercayaan Anda kepadanya:

a.. Meminta maaf dengan tulus kepada Anda tanpa berusaha untuk berkilah
macam-macam untuk menjelaskan penyebab ia berselingkuh. “Maafkan saya, tapi…”
itu adalah kalimat bodoh yang sama sekali tidak perlu diucapkan. Kalimat
tersebut justru menyiratkan bahwa ia menyalahkan pasangannya.

b.. Menceritakan yang sebenarnya sangatlah penting bila dia memang
berharap ingin mengembalikan kepercayaan Anda kepadanya. Jadi, jika memang
hubungan tersebut berlangsung selama tiga tahun lamanya, misalnya, jangan
pernah mengatakannya itu hanya berlangsung selama enam bulan. Tapi, jujur
menceritakan semuanya, bukan berarti lalu detail setiap hal yang dia lakukan
dengan pasangan selingkuh itu juga diceritakan. Itu hanya akan menambah rasa
sakit hati pasangannya bila mendengar itu semua.

c.. Dia harus membiarkan Anda bertanya sendiri tentang segala hal yang
ingin diketahui tentang perselingkuhan yang dia lakukan.

d.. Dia harus belajar untuk memberikan dukungan emosional kepada Anda
lebih banyak lagi dibanding sebelumnya. Dia harus lebih memberikan kasih sayang
dan perhatian lebih kepada Anda untuk mengembalikan kepercayaan Anda kepadanya.
Dia pun harus menerima kemarahan Anda atas apa yang sudah ia lakukan terhadap
Anda.

e.. Selanjutnya, dia harus berusaha jujur clan membuktikan bahwa dia
memang layak untuk dipercaya. Jangan pernah lagi pikiran untuk berselingkuh
muncul kembali di benaknya bila ingin dipercayai kembali!

Sumber: Majalah Lisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s