MODUS KEJAHATAN STREET CRIME

Posted: June 21, 2009 in article
Tags:

GEMBOS BAN
Dimana saja kita berada, selalu saja ada para pelaku kriminal yang mengintai kita dengan berbagai modus operandi. Awalnya kita berpikir di tempat yang ramai, kita akan aman dan terhindar dari aksi kejahatan, ternyata tidak. Modus hipnotis, geser tas termasuk modus yang digunakan di tempat ramai. Kalau di tempat ramai saja rawan, apalagi di tempat yang sepi? Iya kan? Kapak merah dan congkel spion termasuk aksi kejahatan yang Pelakunya tergolong nekat karena beraksi di tengah-tengah kemacetan.

Street crime adalah sebutan untuk segala macam aksi kejahatan yang terjadi di jalan raya. Modus gembos ban salah satunya, modusnya termasuk rapi karena dibungkus dengan cara seolah-olah para pelaku (biasanya dilakukan lebih dari 2 orang) peduli dengan memberitahukan bahwa ban kita gembos, kempes atau bocor.

Modus gembos ban adalah salah satu modus street crime yang sering terjadi. Ketika Anda sedang mengendarai mobil akan ada seseorang yang memberitahukan Anda bahwa ban sebelah kiri mobil Anda bocor atau kempes.

Ketika Anda turun dari mobil dan memeriksa ban sebelah kiri, maka pelaku lainnya akan menghampiri dan dengan hati-hati membuka pintu mobil sebelah kanan kemudian mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam mobil Anda ketika Anda sedang memeriksa ban sebelah kiri atau ketika Anda sedang menggantinya dengan ban cadangan. Ketika Anda telah selesai memeriksa atau mengganti ban yang bocor, Anda baru menyadari bahwa barang berharga yang ada di dalam mobil Anda telah dicuri.

Cat : Biasanya pelaku menggunakan ranjau paku dari jari-jari payung yang memiliki rongga, sehingga ban tubless pun akan langsung kempes. Padahal jika terkena paku biasa, membutuhkan waktu yang lama, sampai angin di dalam ban benar-benar habis

Tips jika kejadian ini menimpa Anda:

1. Ketika ada yang memberitahukan bahwa ban sebelah kiri mobil Anda kempes atau bocor, jaga laju kendaraan Anda, jangan langsung berhenti carilah kantor polisi terdekat untuk memeriksanya. Jika terjadi siang hari, biasanya di tiap perempatan besar ada Anggota Lantas.

2. Jika tidak ada kantor polisi di sekitar lokasi, arilah tempat yang ramai dan Anda anggap aman, kemudian jika memungkinkan, hubungi teman atau saudara agar datang ke tempat Anda dan menemani untuk ganti ban. Atau minta tolong warga sekitar untuk menemani Anda mengganti ban cadangan.

**************************************************************
MODUS PEMBIUSAN PERAMPOKAN DENGAN MENAWARKAN AIR MINUM DALAM KEMASAN
Modus ini termasuk modus kejahatan lama,tapi tidak ada salahnya Saya menceritakan bagaimana modus ini dan tip untuk menghindarinya. Masih ingat berita beberapa waktu lalu? Seorang wanita muda bernama Devi yang diduga korban pembiusan, perampokan dan pemerkosaan yang ditemukan warga dan dirawat sekitar seminggu di pos ronda yang kemudian meninggal dunia. Agar tidak ada lagi korban seperti Devi dan jangan sampai terjadi kepada orang-orang yang kita sayangi.

Modus ini biasanya ramai ketika sedang terjadi lonjakan penumpang di terminal ketika libur panjang, biasanya pada saat arus mudik lebaran idul fitri. Korbannya adalah para penumpang Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP). Biasanya Pelaku beraksi di dalam Bus penumpang dengan rute dekat seperti Jakarta-Bandung atau Jakarta-Solo dan Pelaku berkeliaran merata hampir di seluruh Terminal di Jakarta terutama Pulo Gadung, Kampung Rambutan, Kali Deres dan Lebak Bulus.

Pelaku pada awalnya bersikap ramah dan mengajak ngobrol seolah-olah mereka hendak naik Bus dengan rute yang sama. Setelah dirasa Anda adalah mangsa yang empuk, Pelaku akan ikut naik dan duduk di sebelah Anda dan Anda pun tidak mencurigainya karena dari awal sudah berkenalan dan bercakap-cakap dengan Pelaku. Diatas Bus Pelaku kemudian akan menawarkan minuman ringan (soft drink) yang segar yang rasanya manis. Bisa berupa teh dalam kemasan, sari buah ataupun minuman segar lainnya. Korban pun kemudian

menyeruputnya sampai habis, lalu tidur Tahu-tahu dirinya baru bangun tersadar setelah badannya digoyang-goyang oleh Kernet Bus atau Pengurus Terminal. Dan korban telah kehilangan semua barang berharga yang dibawanya, mulai dari tas, pehiasan, handphone dan dompet. Pokoknya habis bis, ludes des.

Agar Anda tidak mencurigai minuman yang ditawarkan, Pelaku memasukkan obat biusnya dengan cara disuntikkan ke dalam kemasan sehingga tidak merusak segel dan terlihat rapi. Pelaku biasanya menggunakan Dia***** atau Mid****** karena obat jenis ini mudah didapat di apotek dan di pasar gelap.(Saya tidak berani menulis secara lengkap nama obat tersebut karena takut ada orang yang menyalahgunakan Tulisan yang saya buat). Masih banyak jenis obat bius yang bisa digunakan oleh para Penjahat dengan modus seperti ini tapi saya tidak berani menulisnya.

Tips menghindarinya:

1. Seperti biasa, jangan menggunakan perhiasan yang mencolok dan sok gaya, Saya tidak pernah pakai baju rapi kalau pulang kampung. Cukup celana pendek, kaos oblong, jaket dan uang buat ongkos secukupnya.

2. Jangan menerima minuman dari orang yang baru Anda kenal, tolaklah dengan halus. Saya biasanya membawa minuman dan makanan sendiri walaupun cuma 1 botol termasuk permen. Jadi ketika ada orang yang menawarkan, Anda bisa berkata “Terima kasih, saya sudah bawa minuman sendiri”

3. Polisi dan Petugas Teminal supaya membuat Spanduk yang besar di setiap terminal dan menempelkan stiker di setiap Bus antar kota, tentang modus kejahatan ini agar para penumpang bisa waspada dan tidak menerima minuman pemberian orang yang baru dikenal.

*****************************************************************

MODUS PERAMPOKAN DENGAN CARA PURA-PURA BERTAMU

Memiliki rumah di Kawasan elite yang di jaga oleh tenaga-tenaga satpam yang profesional selama 1×24 jam dengan pagar berduri yang menjulang tinggi sekarang bukan jaminan. Bahkan di siang hari tidak ada jaminan bebas dari aksi perampokan,karena para Penjahat tak kehilangan akal untuk menciptakan modus perampokan yang baru.

Pelaku biasanya berjumlah 2 orang yang akan menggunakan 1001 cara untuk bisa masuk ke rumah yang di incar tentunya dengan sandiwara yang tidak kita duga. Ya… Minimal pintu gerbangnya dibuka, atau gemboknya tidak terkunci, itu juga sudah cukup buat celah mereka untuk masuk ke dalam dan merampok Anda

Kalau dulu mereka datang berboncengan motor dan mengaku orang suruhan yang punya rumah atau mau bertamu dan sudah janjian, cukup banyak berhasil. Sekarang para pelaku keluar modal sdkt juga buat rental mobil. Iya, agar korban tdk curiga mereka bahkan menyewa mobil mewah untuk melancarkan aksinya. Mobil mewah, baju kemeja, wow pasti banyak korban yang tertipu dan mempersilahkan mereka masuk ke rumah korban.

Dalam beberapa kasus, pembantu rumah tangga korban sudah membaca gelagat tidak baik dari 2 orang yang mengaku sebagai tamu majikannya. Tapi

karena kunci gembok pintu gerbang sudah terbuka, maka Perampok tersebut berpura-pura seolah-olah akan menulis pesan buat majikannya. Ketika pembantu tersebut masuk untuk mengambil kertas dan alat tulis, dengan secepat kilat kedua perampok tersebut masuk ke pekarangan rumah dan menyusul ke dalam rumah kemudian menyandera pembantu tersebut dan penghuni yang lainnya.

Jika seluruh penghuni sudah disekap, maka mereka tinggal mengambil semua harta berharga di rumah tersebut dengan leluasa dan para tetangga tidak akan menyangka Anda dirampok. Yang mereka tahu ada orang yang sedang bertamu ke rumah Anda.

Tips menghindarinya:

1. Para pekerja baik itu satpam ataupun pembantu di rumah Anda harus sering diberitahu tentang berbagai modus kejahatan yang ada agar mereka semakin waspada. Percuma saja kita pintar, kita tahu banyak hal tentang berita kriminal tapi jika kita tidak memberitahukan kepada mereka.

2. Jangan pernah membuka gembok pintu gerbang, walaupun Jika ada orang yang mengaku tamu dan sudah janjian dengan pemilik rumah. Walaupun terlihat tidak sopan berbicara tanpa membuka pintu gerbang, tapi itu adalah cara teraman.

****************************************************************************

MODUS PENIPUAN ATM TERTELAN

Apakah Anda termasukk tipe orang yang tidak suka membawa uang cash dalam jumlah besar? Lebih suka mengambilnya di mesin ATM jika sewaktu-waktu membutuhkan uang cash dalam jumlah besar? Atau bahkan melakukan transaksi tranfer antar rekening untuk melakukan / menerima pembayaran dari orang lain. Mulai saat ini, berhati-hatilah! Karena belakangan ini mulai banyak laporan tentang penipuan yang terjadi ketika Korban sedang berada di gerai ATM ketika akan melakukan transaksi rutin perbankan.

Berawal ketika saya mau mengambil uang saya yang tinggal sedikit isinya di salah satu mesin ATM di daerah Tambun Bekasi. Dari kejauhan Saya melihat seorang laki-laki berumur sekitar 40 tahun sedang kebingungan. Ketika saya menghampiri, dan menanyakan apa yang terjadi, sejenak Dia memandangi Saya dengan penuh selidik sepertinya mau melihat saya penuh curiga. Dengan ramah Saya menawarkan bantuan, setelah berpikir sebentar barulah Dia bercerita.

” Saya habis kana tipu Mas, uang di Rekening Saya habis padahal Saya tidak pernah bertransaksi menggunakan kartu ATM saya. Saya mengetahuinya ketika tadi pagi saya menghubungi Customer Sevis Bank xxx.” katanya. Kami pun terlibat obrolan, dari ceritanya barulah Saya mengetahui bahwa 2 hari sebelumnya yaitu hari Sabtu ketika sedang melakukan transaksi di mesin ATM tersebut, kartu ATMnya tertelan. Ketika dia sedang kebingungan

dan berusaha untuk mengeluarkan kartu ATMnya, ada seseorang yang dengan baik hati yang baru saja datang dan juga akan bertransaksi lewat mesin ATM tersebut yang kemudian ikut masuk dan menyarankan agar Dia menghubingi nomor telepon Customer Service yang tertera di Mesin ATM tersebut. Kemudian orang tersebut pergi dan katanya akan melakukan transaksi di mesin ATM lainnya.

Setelah orang tersebut pergi, Korban kemudian menghubungi nomor telepon yang ada di Stiker berlogokan Bank xxx di mesin ATM tersebut. Kemudian seorang Costumer Service pria, menerima teleponnya dengan ramah dan profesional, kemudian pria tersebut menanyakan hal-hal yang seperti prosedur biasanya nama dan beberapa data Korban termasuk agar Korban menekan beberapa kombinasi tombol bimbingan pria tersebut. Termasuk juga memasukkan PIN Korban, karena beberapa kali menekan kombinasi tombol dan memasukkan PIN tapi kartu tetap tidak keluar, tanpa Korban sadari Pria tersebut menanyakan PIN Korban dan korban secara refleks memberitahukannya. Karena kartu tidak bisa keluar, akhirnya Pria tersebut menganjurkan agar Korban memblokir Kartu ATM nya. Karena pada saat itu hari Sabtu,Korban dianjurkan agar segera meblokir kartu ATM secepanya ketika jam kerja yaitu Senin – Jum’at pada jam kantor.

Dua hari kemudian, yaitu Senin pagi sebelum Saya bertemu Korban, Korban menghubungi nomor telepon yang dihubunginya 2 hari yang lalu tapi tidak ada nada sambung / tidak aktif. Akhirnya Korban menghubungi nomor telepon yang ada di buku tabungannya. Kemudian Korban menceritakan kepada Customer Service yang menerima teleponnya, kronologis kejadian 2 hari sebelumnya. Setelah dicek rekeningnya ternyata uang tabungan Korban dengan jumlah sekitar 210 juta telah habis untuk transaksi belanja di beberapa Super Market dan ditransfer ke beberapa nomor rekening. Tapi customer service tersebut tidak bisa menjelaskan identitas pemilik rekening / nasabah yang menerima transfer kecuali ada permintaan Penyidik Polri.

Seketika badan Korban rasanya lemas, setelah ada sedikit tenaga, dia menuju mesin ATM di mana kartunya tertelan dan ketemu Saya. Makanya ketika Saya menghampiri dan menawarkan bantuan, Bapak tersebut malah memandangi saya dengan penuh rasa curiga.

http://modus-kejahatan.blogspot.com/2009/04/modus-penipuan-atm-tertelan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s